KAJIAN KITAB AL USHUL TSALATSAH – Pertemuan Tiga

0
33

Balikpapan, 06 Maret 2021 

Bingkai Aktivitasmu Dengan Dalil

USTADZ AHMAD TAUFIK 

Mendalami 4 persoalan:

 1. Ilmu syar’i yakni mengenal Allah subhanahu wata’ala, nabiNya dan agamaNya dengan dalil

 2. Mengamalkan 

3. Mendakwahkan ilmu dan amal tersebut4. Bersabar – Dalil keempat hal ini adalah QS Al Ashr : 1-3 – 4 persoalan tersebut wajib kita pelajari secara terperinci, dalilnya terdapat dalam Alquran, hadist, ijma para ulama, dan qiyas (meskipun banyak yang tidak sepakat)

 Ilmu itu melahirkan keyakinan, sementara keraguan lahir dari kebodohan, maka tidak merugilah orang yang berilmu.

Beramal atas dasar ilmu. Yang terbangun di atas keimanan adalah amal sholih.

Orang yang saling menasehati dengan kebenaran. Mengajak kepada ilmu dan amal.  Dan saling menasehati dalam kesabaran. Bersabar atas hal yang menyakitkan saat mendakwahkan ilmu dan amal tersebut.

Demi masa, pada kalimat ini  kita bisa lihat ada sumpah (huruf waw) huruf yang digunakan untuk bersumpah. Biasanya orang bersumpah dengan sesuatu yang mulia, namun Allah subhanahu wata’ala zat Yang Maha Mulia bersumpah dengan makhlukNya. Dan Allah subhanahu wata’ala memiliki hak prerogatif untuk bersumpah dengan makhlukNya, sementara kita tidak boleh sebagai makhluk bersumpah selain dengan Allah subhanahu wata’ala, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Siapa nekad  yang bersumpah selain Allah maka dia telah melakukan kekufuran atau kesyirikan”. Juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Siapa yang ingin bersumpah maka hendaknya dia bersumpah dengan nama Allah subhanahu wata’ala atau dia diam”. Termasuk cela orang yang banyak bersumpah. Allah subhanahu wata’ala memiliki hak untuk bersumpah dengan yang Dia kehendaki. Pergantian siang dan malam menjadi pelajaran, sebuah kesempatan untuk melakukan amal sholeh.

Pergantian siang dan malam menjadi kesempatan bagi siapa saja yang mau berdzikir dan mau bersyukur. Kesempatan emas yang tidak akan pernah kembali lagi, terus menerus akan menggilas kita dan mendekatkan kita pada pertemuan dengan Allah subhanahu wata’ala. Merupakan kesempatan untuk melakukan kegiatan di dunia dan menjadi bekal kita di akhirat. 

Kaidah yang sangat besar dan digunakan oleh Allah subhanahu wata’ala untuk bersumpah. – Jawab dari sumpah Allah subhanahu wata’ala, yaitu firman Allah QS. Al Ashr : 2. 

Seluruh anak keturunan adam, tidak dikecualikan seorang pun baik yang merdeka maupun budak, laki-laki maupun perempuan benar-benar dalam keadaan rugi, kehancuran manakala mereka menyia-nyiakan waktu ini jika digunakan dalam kemaksiatan, perkara-perkara mudharat, karena mereka menghabiskan sumber kebahagiaan mereka, maka dari itu Allah bersumpah dengan waktu tersebut. Maka patut kita gunakan waktu dalam kebaikan.

Isyarat jika benar-benar beribadah hanya kepada Allahsubhanahu wata’ala, maka Allah subhanahu wata’ala menjamin rizkinya. Orang tidak perlu sibuk memikirkan rezkinya.

Maka seluruh manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang yang berilmu, beramal, mendakwahkan dan bersabar. Maka siapa saja yang memiliki 4 tersebut maka dia akan sukses dan selamat dari kerugian ini. Maka tidak mungkin seseorang bisa beriman dengan sebenarnya kecuali dengan ilmu ma’rifatullah, mengenal Allah subhanahu wata’ala dengan sebenar-benarnya. 

Wallahu Ta’ala A’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here